Obesitas, Resikonya Sampai Mematikan

About Us Blog | Privacy Police Jadi Member Abe

Obesitas, jangan sepelekan resikonya..!! resiko sampai kematian dan membawa penderitaan seumur hidup. Hindari segera..!!! agar jauh dari penyakit generatif



Hati-hati obesitas biang penyakit degeneratif yang sangat mematikan( Jantung koroner, hipertensi, dan diabetes meletus dll). Hasil riset berikut ini sangat mengejutkan..!! ternyata  44% penderita diabetes, 23% penderita jantung dan antara 7-41% penderita kanker berhubungan dengan overweight dan obesitas.

Obesitas sangat berhubungan erat dengan gaya hidup di kota yang serba praktis, memungkinkan masyarakat modern sulit untuk menghindari fast food yang banyak mengandung kalori, lemak dan kolesterol. Kurangnya aktivitas fisik dan kehidupan yang disertai stress terutama di kota-kota besar mulai menunjukkan dampak dengan meningkatnya masalah gizi lebih (obesitas) dan penyakit degeneratif seperti jantung koroner, hipertensi dan diabetes mellitus (Khasanah, 2012).

Warga Kota Lebih Rentan Obesitas

Berdasarkan survei Departemen Kesehatan tahun 2009, penyebab terjadinya obesitas yang terus meningkat daerah perkotaan. Masyarakat perkotaan yang hidup di bawah tuntutan ekonomi dipaksa melupakan gaya hidup yang sehat. Kepadatan rutinitas juga merupakan faktor utama pergeseran masyarakat untuk berolah raga dan makan makanan yang sehat. Data peningkatan masyarakat yang mengalami obesitas bisa terbaca dibawah ini berdasarkan hasil survei kesehatan Nasional (RISKESDAS, 2013)

Prevalensi ( Seberapa sering suatu penyakit atau kondisi terjadi pada sekelompok orang )  gemuk naik dari 1,4 persen pada tahun 2007 menjadi 7,3 % pada tahun 2013. Prevalensi gemuk pada remaja umur 16 –18 tahun yang terdiri  dari 5,7 % gemuk dan 1,6 % obesitas.


Hati-Hati Warga  DKI Jakarta, Makin Gemuk

Dalam survei tersebut juga kelompokkan beberapa kota-kota yang terus mengalami peningkatan obesitas pada warganya. Provinsi dengan prevalensi gemuk tertinggi adalah DKI Jakarta (4,2%) dan terendah adalah Sulawesi Barat (0,6%). Dari lima belas provinsi dengan prevalensi sangat gemuk diatas prevalensi nasional, salah satunya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta (RISKESDAS, 2013)

Cara Menangani Overweight Dan Obesitas

Sebelum  menangani masalah owerweight dan  obesitas, terlebih dahulu harus memahami pengertian dua istilah " owerweight dan obesitas " yang seolah olah memiliki kesamaan. 
  • Overwight ( kegemukan ) :  Seseorang dikatakan mengalami kegemukan apabila index massa tubuhnya- BMI  ( Body Mass Index  ) menunjukkan angka 25-29.
  • Obesitas : Orang dikatan mengalami obesitas apabila BMI-nya menunjukkan angka 30 - 40.
Setelah memahami owerweight dan  obesitas, seseorang bisa melakukan penanganan serius dengan melakukan beberapa hal berikut ini secara konsisten :
  • Sering olah raga ( bakar kalori minimal 30/hari atau 2 jam dalam seminggu)
  • Makan makanan berserat tinggi dan rendah lemak
  • Konsisten dengan gaya hidup yang sehat sesuai dengan rencana program penurunan berat badan anda.